Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Aceh Timur’

Tarian ini merupakan tarian pesisir pantai laut daerah Temiang, Aceh Timur dikala bulan mengambang, sebagai ungkapan kisah seorang pemuda pengelana menghadapi rintangan, mencari puteri idaman hati, pujaan rindu dan pelerai dukanya. Gaya ular menjalar dalam tarian ini melambangkan kelunakan, kelincahan, kewaspadaan, sedangkan lembing adalah pelambang gaya ketangkasan, kegesitan dalam membela dan menjaga sesuatu kemungkinan.

Tarian ular-ular lembing dimulai dengan suatu upacara pembukaan sebagai acara penghormatan dengan iringan lagu patam-patam, dilanjutkan dengan tarian Niti Batang gerak gaya enjut kedidi. Berikutnya tarian Tunda-tunda Beting, diteruskan dengan tarian Pungku-pungku pangka diiringi irama lagu dadoi. selanjutnya disambung dengan tarian endap-endap Bicok dan sebagai penutup iringan lagu Ular-ular lembing beralun-alun lambat.

Antara urut-urutan tarian-tarian tersebut diselingi oleh refr. sebagai penyela alih lakon. Penampilan tarian Ular-ular Lembing ini dalam keserasian bentuk dan wataknya dengan agama Islam, bukan menjadi media perangsang keberahian maupun sebagai kefatalan khayal asmara.

Read Full Post »