Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Tanah gayo’

Tari Saman, tarian yang penuh energik dan dinamis ini tidak hanya tersohor di dalam negeri bahkan seluruh manca Negara mengenal dengan baik tarian satu ini. Tepat tanggal 19 November 2011 tahun lalu, tarian yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam ini telah diakui dan dikukuhkan oleh organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), sebagai warisan budaya dunia tidak benda (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). Tentu saja kita patut berbangga hati, setelah sebelumnya keris, angklung, batik, dan wayang juga diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Penasaran dengan tarian satu ini, mari kita kupas satu persatu setajam mata cangkul hehehe…*kidding 😀

Awalnya tarian ini merupakan tarian rakyat biasa yang dikenal dengan POK ANE dan berasal dari daratan tinggi tanah Gayo. Tarian ini diciptakan oleh Syekh Saman, seorang ulama Aceh. Melihat antusiasme masyarakat Aceh terhadap kesenian begitu besar, maka Syekh menyisipi syair-syair yang berisi pujian terhadap ALLAH pada setiap gerakan tarinya. Sejalan dengan kondisi Aceh yang pada saat itu dalam keadaan berperang, maka disisipi lagi syair-syair yang menambah semangat juang rakyat Aceh dan sampai saat ini terus berkembang sesuai kebutuhan. Pada awalnya tarian ini tidaklah se-sohor sekarang, hingga pada moment Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) II dan Pembukaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) lah gemuruh tarian ini mulai mengguncang dan menggemparkan tidak hanya Nusantara bahkan ke Manca Negara.

Tari saman dimainkan oleh laki-laki dengan jumlah yang ganjil (11-21) orang, namun seiring dengan perkembangannya, tarian ini mulai dimainkan oleh kaum perempuan, bahkan campuran antara keduanya (laki-laki dan perempuan duduk berselingan). Tarian ini menuntut (more…)

Advertisements

Read Full Post »